Surabaya (Liputanindo.id) – Persebaya kembali gagal meraih tiga poin setelah kalah 3-1 melawan Persijap Jepara pada Sabtu malam (21/2/2026) di Stadion Bumi Kartini Jepara.
Dalam pertandingan tersebut, Persebaya tampil dengan penuh ambisi, Tetapi sejumlah kesalahan dalam transisi bertahan Membangun mereka kesulitan meraih hasil positif.
Instruktur Persebaya, Bernardo Tavares, mengungkapkan bahwa timnya sebenarnya Mempunyai beberapa Kesempatan bagus Demi mencetak gol.
“Sebenarnya Mempunyai dua Tiba tiga Kesempatan bagus. Tetapi kami Bukan cukup Bagus dalam transisi bertahan dan keseimbangan defensif. Mereka mencetak gol dari situasi transisi menyerang, dan itu menjadi pembeda,” ujarnya pada Minggu (22/2/2026).
Tavares, yang sebelumnya melatih PSM Makassar, menyadari bahwa timnya banyak melakukan kesalahan dalam hal transisi bertahan. Ia menyebut kebobolan dari situasi transisi menyerang, umpan silang, dan tendangan bebas sebagai bagian dari masalah Primer yang harus dievaluasi jelang pertandingan melawan PSM Makassar di kandang.
“Kesalahan kami banyak mulai dari kebobolan dari transisi defensif, dari situasi umpan silang, maupun dari tendangan bebas. Ini adalah pertandingan kedua kami kebobolan dari bola Wafat, sebelumnya juga terjadi Ketika melawan Bhayangkara FC,” tambahnya.
Meskipun sudah melakukan analisis sebelumnya terhadap kekuatan Persijap Jepara, Tavares menilai bahwa pertandingan tersebut berjalan berbeda dari yang diperkirakan. “Padahal kami sudah berlatih dan menganalisis situasi tersebut. Jadi sekarang kami harus kembali menganalisis dan memperbaikinya,” ujarnya.
Pemain Persebaya asal Brazil, Bruno Moreira, juga mengakui bahwa pertandingan ini sudah terprediksi akan sulit. “Tim datang dengan Sasaran tiga poin karena ekspetasi tim selalu tinggi Bagus di kandang maupun Lawatan. Tetapi sayangnya tim kembali belum menampilkan performance yang terbaik,” ujarnya.
Menurut Moreira, tim harus segera melakukan Pengkajian Demi Pandai tampil lebih Bagus ke depan. “Kami akan menganalisis pertandingan ini. Kami harus Menonton apa yang sudah kami lakukan dengan Bagus dan apa yang belum maksimal,” ungkapnya.
Pusat perhatian mereka kini beralih pada persiapan pertandingan laga home melawan PSM Makassar. “Setelah itu kami harus Pusat perhatian ke depan, mencoba tampil lebih Bagus, dan berusaha kembali meraih kemenangan,” lanjutnya.
Persebaya mengalami kebobolan pertama di menit ke-32, ketika Ernando gagal menghalau tendangan keras Iker Guarrotxena yang memanfaatkan umpan dari Lucas Morelatto. Gol tersebut membawa Persijap unggul 1-0.
Memasuki babak kedua, Persebaya kembali kecolongan pada menit ke-71. Tendangan terukur Alexis Gomez berhasil menambah Keistimewaan Persijap menjadi 2-0.
Pada menit ke-90+4, Persebaya mendapat kesempatan Demi memperkecil kedudukan melalui hadiah penalti setelah Gali Freitas dilanggar di kotak terlarang. Bruno Moreira yang menjadi eksekutor berhasil mengeksekusi dengan Bagus, dan Membangun skor berubah menjadi 2-1.
Tetapi, kebahagiaan Persebaya hanya bertahan sebentar. Pada menit ke-90+11, Persijap memastikan kemenangan mereka lewat gol Iker Guarrotxena yang mengubah skor menjadi 3-1. [way/suf]
