Polisi temukan barang Punya wisatawan Brasil yang dicuri

Polisi temukan barang milik wisatawan Brasil yang dicuri

Kami Ingin memastikan bahwa siapa pun yang datang ke Sumba Barat merasa Kondusif, nyaman, dan terlindungi

Kupang (ANTARA) – Kepolisian Resor Sumba Barat, Polda Nusa Tenggara Timur menemukan barang Punya wisatawan asal Brasil yang dicuri oleh orang tak dikenal Ketika berwisata di Pantai Marosi Desa Patiala Bawa, Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat.

Kapolres Sumba Barat AKBP Yohanis Nisa Pewali, dalam keterangan yang diterima di Kupang, Minggu mengatakan bahwa pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan terkait hilangnya tas berisi barang-barang berharga Punya wisatawan tersebut pada Kamis (28/5).

“Begitu menerima laporan, personel Polsek Lamboya segera melakukan penyisiran dan pencarian di Sekeliling Letak kejadian. Upaya itu dilanjutkan hingga keesokan harinya dan seluruh barang Punya korban berhasil ditemukan,” katanya.

Dia menjelaskan, korban diketahui sedang menikmati suasana Pantai Marosi dan mengambil gambar aktivitas anak-anak yang bermain kuda di pesisir pantai. Ketika korban meninggalkan tasnya sejenak Demi memotret, seseorang yang belum diketahui identitasnya mengambil tas tersebut dan melarikan diri.

Korban sempat mengejar pelaku setelah mendengar teriakan Penduduk yang Menyantap aksi pencurian tersebut. Dalam pelariannya, pelaku diduga membuang sebagian barang yang berada di dalam tas.

Setelah melakukan pencarian intensif, polisi berhasil menemukan seluruh barang Punya korban, di antaranya Duit Kas 300 dolar Amerika Perkumpulan, Duit Kas Rp2 juta, satu unit drone, satu unit lensa kamera, lima baterai kamera, AirPods, kartu ATM, serta kunci kontak sepeda motor.

Meski beberapa barang ditemukan dalam kondisi rusak, seluruh barang berhasil diamankan dan dikembalikan kepada korban.

Kapolres mengatakan korban menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Sumba Barat atas kesigapan personel di lapangan. Korban juga memutuskan Kagak melanjutkan perkara tersebut ke proses hukum karena seluruh barang miliknya telah ditemukan dan dirinya dijadwalkan kembali ke Brasil pada awal Juni mendatang.

AKBP Yohanis menambahkan bahwa pengamanan wisatawan selama berada di Daerah Sumba Barat Lanjut menjadi perhatian serius kepolisian. Melalui para Bhabinkamtibmas, kegiatan sambang rutin dilakukan ke hotel-hotel, penginapan, dan masyarakat Sekeliling kawasan wisata.

“Setiap hari Member Bhabinkamtibmas melaksanakan sambang ke hotel-hotel dan penginapan Demi mengingatkan pihak hotel agar selalu menyampaikan kepada tamu maupun wisatawan supaya memperhatikan dan menjaga barang bawaan mereka Ketika beraktivitas di luar penginapan,” katanya menjelaskan.

Selain itu, personel kepolisian juga aktif melakukan pendekatan kepada masyarakat guna menjaga keamanan dan kenyamanan para wisatawan yang berkunjung ke Sumba Barat.

“Kami juga Lanjut mengajak masyarakat Demi Serempak-sama menjaga situasi kamtibmas yang Kondusif dan kondusif, sehingga para tamu yang datang ke Sumba merasa nyaman selama berlibur dan Mempunyai kesan positif terhadap daerah ini,” ujar Kapolres.

Menurutnya, keamanan wisatawan merupakan tanggung jawab Serempak antara aparat keamanan, pelaku usaha pariwisata, dan masyarakat setempat.

“Kami Ingin memastikan bahwa siapa pun yang datang ke Sumba Barat merasa Kondusif, nyaman, dan terlindungi. Pariwisata adalah salah satu aset Krusial daerah, sehingga keamanan wisatawan harus Lanjut dijaga Serempak,” tegasnya.

Sementara itu, terkait pelaku pencurian, Kapolres menyampaikan bahwa hingga Ketika ini identitas pelaku Tetap dalam penyelidikan dan belum berhasil teridentifikasi.

“Meskipun seluruh barang korban telah ditemukan, kami tetap melakukan pendalaman Demi mengungkap pelaku yang terlibat dalam peristiwa ini. Tamat Ketika ini pelaku Tetap dalam lidik,” ujar AKBP Yohanis Nisa Pewali.

Hingga kini situasi kamtibmas di kawasan Pantai Marosi dan Daerah Kabupaten Sumba Barat secara Lumrah terpantau Kondusif dan kondusif, dengan aktivitas wisata tetap berjalan normal.