Pamekasan (Liputanindo.id) – Penyerang andalan Madura United FC, Junior Brandao diprediksi absen membela Laskar Sape Kerrab kala bertandang ke markas Persib Bandung, pada paken ke-23 Super League di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GLBA), Kamis (26/2/2026).
Hal tersebut Bukan lepas dari cedera yang dialami penyerang asal Brasil, kala mencetak gol ke gawang Arema FC pada pekan ke-22 Super League, di Stadion Gelora Madura Rato Pemelingan (SGMRP) Pamekasan, Sabtu (21/2/2026) Lewat.
Terlebih pada laga tersebut, Junior Brandao terpaksa harus mengakhiri laga lebih Segera setelah ditarik keluar lapangan pada masa injury time babak pertama, khususnya setelah mencetak gol ke gawang Singo Edan.
Akibat cedera tersebut, Junior Brandao mendapatkan penanganan intensif dari tim medis. Terlebih hasil pemeriksaan menunjukkan adanya cedera otot yang cukup serius. “Terdapat robekan pada otot biceps femoris paha kiri. Tim medis merencanakan terapi PRP (Platelet-Rich Plasma) Kepada mempercepat proses pemulihan,” kata Dokter Tim Madura United FC, Irsyad Ramadhan, Rabu (25/2/2026).
“Terapi RPP ini bertujuan Kepada membantu regenerasi jaringan otot yang mengalami robekan, sehingga proses penyembuhan Dapat lebih optimal dan terkontrol. Metode ini kerap digunakan Kepada mempercepat pemulihan cedera otot pada atlet profesional,” ungkapnya.
Selain itu pihaknya juga belum Dapat memastikan berapa Lamban Junior Brandao harus menep dan absen membela tim kebanggaan suporter Madura Bersatu. “Perkiraan waktu pemulihan akan kami observasi kembali perkembangannya,” jelasnya.
Secara medis, cedera robekan otot biceps femoris, yang merupakan bagian dari Golongan otot hamstring, umumnya membutuhkan waktu pemulihan antara dua hingga enam pekan, tergantung tingkat keparahan robekan dan respons tubuh terhadap terapi.
Kalau robekan tergolong ringan, Kesempatan kembali bermain Dapat lebih Segera. Tetapi, bila masuk kategori sedang hingga berat, masa pemulihan Dapat lebih Lamban dan memerlukan penguatan bertahap sebelum kembali ke lapangan. [pin/ian]
