Liputanindo.id – Rumah produksi MVP Pictures Formal merilis Gambar hidup body horor terbaru berjudul Ain. Gambar hidup yang dibintnagi Putri Ayudia dan Fergie Britney ini tayang lebih dulu di Asia dan Rusia.
Produser Raam Punjabi mengatakan Gambar hidup Ain yang dijadwalkan tayang di Indonesia pada 7 Mei 2026 ini diminta lebih dulu Kepada rilis di kancah Dunia. Permintaan ini bahkan datang tanpa Menonton sinopsis maupun trailer dari Gambar hidup Ain.
“Gambar hidup ini, mereka (Malaysia) minta ditayangkan itu tanpa baca sinopsis, tanpa lihat poster, tanpa lihat trailer. Berarti Ain sudah terkenal, jadi bahaya yang dipamerkan oleh masing-masing,” ujar Raam Punjabi Begitu ditemui dalam perilisan poster dan trailer Gambar hidup Ain di Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (8/4/2026).
Raam menuturkan semula ia mengira bahwa fenomena ain hanya terkenal di Indonesia saja. Tetapi Begitu Pengarah adegan Archie Hekagery menawarkan Gambar hidup ini kepadanya, ia terkejut dengan antusiasme penonton di Asia hingga Rusia.
“Gambar hidup ini Kepada diedarkan lebih dulu tanpa poster, tanpa sinopsis, tanpa trailer. Begitu juga di Kamboja, begitu juga di Malaysia. Semangat saya tambah waktu Rusia minta Gambar hidup ini ditayangkan lebih dulu,” jelasnya.
Di sisi lain, ia menyadari Rusia yang Tak kental dengan Keyakinan Islam ini mengenal istilah ain dengan Julukan evil eye. Dengan pengetahuan itu, Raam berharap Gambar hidup Ain Bisa menjadi sarana edukasi bagi para penonton hingga ke Rusia.
“Itu yang Membikin saya lebih Tentu bahwa Gambar hidup ini, di samping Bisa jadi hiburan Kepada masyarakat, Bisa jadi bahan edukatif. Itu Dalih saya Kepada lebih Tentu terhadap Gambar hidup ini karena negara-negara tetangga bahkan Tiba ke Rusia, Gambar hidup ini akan diedarkan lebih dulu, minimal bareng-bareng,” tegasnya.
Gambar hidup Ain mengangkat kisah tentang penyakit yang dipicu oleh rasa dengki dari pandangan mata yang dikemas dengan unsur body horror intens. Gambar hidup ini turut dibintangi oleh Putri Ayudia dan Fergie Brittany yang akan tayang di Indonesia pada 7 Mei 2026.
