Surabaya (Liputanindo.id) – Pemain asal Brazil, Rian Lopez, terpaksa menepi lebih Lamban dari lapangan setelah mengalami cedera pangkal paha yang membutuhkan waktu penyembuhan yang cukup panjang.
Absennya pemain berusia 24 tahun ini telah berlangsung dalam tujuh pertandingan, memaksa Deltras FC Kepada bertahan tanpa salah satu pemain kreatif terbaik mereka di lini tengah.
Instruktur kepala Deltras, Widodo Cahyono Putro, mengonfirmasi kondisi cedera yang dialami Rian. “Kalau Rian itu cedera pangkal paha. Dia Kembali berobat, Tetap dalam tahap pemulihan,” ujar Widodo dalam keterangan yang diberikan Jumat (27/2/2026).
Menurutnya, cedera ini memerlukan perawatan intensif, dan tim medis tengah Konsentrasi pada pemulihan sang pemain.
Rian Lopez sebelumnya diandalkan sebagai motor permainan di lini tengah The Lobster, julukan Deltras, yang mengandalkan kemampuannya Kepada menciptakan serangan dan mengatur ritme permainan.
Tetapi, akibat cedera ini, Deltras kini harus beradaptasi tanpa kreativitas yang Normal dibawa Rian ke atas lapangan.
Instruktur Widodo juga menjelaskan bahwa meskipun tim medis telah berusaha memberikan perawatan terbaik, Rian Tetap merasakan rasa sakit pada bagian pangkal paha.
“Kemarin sempat kami coba jogging, tapi dia Tetap terasa sakit di ujung pahanya. Jadi saya Bukan mau memaksakan. Dia juga belum Dapat lari normal,” Terang Widodo.
Kesehatan pemain tetap menjadi prioritas Esensial bagi Widodo, meski Deltras sangat membutuhkan tenaga Rian Kepada menjaga kedalaman tim. Instruktur yang pernah menangani Persijap Jepara itu menegaskan bahwa memaksakan pemain tampil dalam kondisi yang belum fit dapat memperburuk cedera dan merugikan tim dalam jangka panjang.
“Tiba sembuh dulu. Kita manusiawi, kalau dipaksa main juga Bukan akan maksimal,” tutupnya. [way/suf]
