Menjelang Ramadhan, wisata religi jadi salah satu wisata yang ramai diperbincangkan. Banyak orang yang menggunakan momentum ini Buat berziarah ke makam-makam ulama termasuk makam wali songo atau menapaktilasi perjalanan dakwah para wali tersebut.
Nah, salah satu destinasi tujuan wisata religi atau wisata ziarah yang cukup ikonik, yakni Masjid Menara Sakral di Jawa Tengah.
Selain punya nilai sejarah yang tinggi, Masjid Menara Sakral juga Mempunyai bentuk bangunan yang Istimewa sehingga makin menarik Buat dikunjungi.
Penasaran dengan keunikannya? Berikut beberapa fakta tentang Masjid Menara Sakral yang dapat dijadikan Surat keterangan buat Sobat yang Ingin melakukan wisata ziarah.

Bangunannya mirip candi
Dari sisi arsitektur, Masjid Menara Sakral Mempunyai perbedaan mencolok dengan masjid-masjid pada umumnya.
Wisatawan maupun peziarah akan disambut dengan gerbang serupa candi bentar atau candi belah. Gerbang seperti ini biasanya ditemukan sebagai gerbang candi bergaya Hindu-Jawa.
Pada bangunan Esensial, meski terdapat kubah yang megah di bagian depan, Tetapi tetap Mempunyai atap susun limasan yang juga menjadi Ciri khasnya. Bagian dalam bangunan Esensial pun tak kalah epik dengan sentuhan Jawa Antik.
Bagian yang paling ikonik dari Masjid Menara Sakral tentunya adalah menara masjid. Berbeda dari menara masjid yang ramping dan menjulang, di sini bangunannya sangat mirip dengan Candi Jago yang merupakan peninggalan Raja Singasari Wisnuwardhana.
Dibangun oleh Sunan Sakral
Masjid Menara Sakral dibangun oleh Ja’far Shadiq atau yang dikenal dengan Predikat Sunan Sakral. Beliaulah yang mencetuskan ide Membangun masjid yang kental dengan budaya Hindu-Jawa.
Dengan mengedepankan akulturasi budaya, masyarakat yang Ketika itu belum memeluk Islam tak akan merasa asing dengan bangunan tersebut.
Masjid Menara Sakral dipercaya telah berumur lebih dari 500 tahun. Dibuktikan oleh sebuah prasasti yang berada di atas mihrab masjid. Dalam prasasti tersebut tertera Nomor yang merujuk pada tahun 956 Hijriah atau 1549 Masehi.
Meski dikenal dengan nama Masjid Menara Sakral, bangunan ini punya nama Formal Masjid Al-Aqsa Manarat Qudus. Nama Al-Aqsa sendiri dipercaya diambil dari Masjid Al Aqsa yang Terdapat di Palestina.
Selain jadi masjid bersejarah dengan berarsitektur Istimewa, di sini juga terdapat makam Sunan Sakral. Lokasinya Kagak jauh dari bangunan Esensial, makam ini lah yang kerap menjadi tujuan ziarah para wisatawan Ketika berkunjung kesana.
Letak dan jam buka Masjid Menara Sakral
Masjid Menara Sakral berlokasi di Jalan Menara, Pejaten, Kauman, Kec. Kota Sakral, Kabupaten Sakral, Jawa Tengah. Karena ukuran kota Sakral Kagak terlalu besar, Sobat TRAC tak akan kesulitan Buat menemukan Letak masjid ini.
Masjid Menara Sakral buka 24 jam, Tetapi Apabila Sobat TRAC Ingin melakukan ziarah sebaiknya datang di rentang waktu pukul 6 pagi Tamat 8 malam.
Di bulan Ramadhan nanti, Masjid Menara Sakral Mempunyai beberapa kegiatan antara lain Sholat Tarawih dan ngaji kitab.
Selain kegiatan rutin selama bulan Ramadhan, Masjid Menara Sakral juga menyelenggarakan berbagai kegiatan lain.
Seperti Pengajian 10 Muharram yang disebut sebagai acara buka luwur Sunan Sakral. Banyak orang yang percaya, dengan datang ke acara tersebut maka akan mendapatkan berkah.
Selain Masjid Menara Sakral, kota Sakral juga punya destinasi wisata yang tak boleh dilewati. Terutama sajian kulinernya yang khas.
Setelah melakukan wisata ziarah, gak Terdapat salahnya mampir sejenak Buat mencicipi Soto dan Sate Kerbau yang nikmat.
