Dalam konteks ini, bos Bayern Uli Hoeneß bahkan melangkah lebih jauh dalam wawancara di ARD. “Ini adalah transfer terbaik yang pernah kami lakukan,” tegas presiden kehormatan tersebut. Mengingat banyaknya pemain kelas dunia yang didatangkan dalam sejarah gemilang klub asal Munich ini, pernyataan tersebut merupakan komitmen yang Terang dan tegas. Oleh karena itu, Enggak mengherankan Kalau penjualan sama sekali Enggak menjadi pembicaraan.
“Tentu saja Enggak. FC Bayern adalah klub pembeli. Bukan klub penjual,” kata Hoeneß Sembari menanggapi rumor bahwa FC Barcelona dilaporkan mengincar Kane sebagai calon pengganti Robert Lewandowski (kontraknya Enggak akan diperpanjang). “Lagipula, Barcelona sama sekali Enggak punya Dana. Begitulah awalnya.” Kane sendiri merasa tersanjung dengan pujian Tertentu dari Hoeneß. “Tentu saja menyenangkan mendengar hal seperti itu. Banyak pemain hebat yang pernah bermain Demi klub ini, jadi saya merasa terhormat. Ini adalah langkah besar bagi saya dan keluarga saya. Saya merasa menjadi bagian dari sejarah klub ini.”
Di tengah pencarian superlatif besar-besaran ini, Eberl juga tampak Percaya bahwa Kane Pandai mengakhiri musimnya dengan Ballon d’Or. Bahkan tanpa gelar Aliansi Champions yang bobotnya begitu besar dalam penilaian, ia “Mempunyai hak mutlak Demi menjadi pemenang.” Michael Olise, Malah seorang rekan setimnya, Pandai saja menjadi pesaingnya dalam perebutan penghargaan tersebut. Pemain asal Prancis itu mengakhiri musim dengan 53 kontribusi gol yang tak kalah luar Lumrah.
Berkat gaya bermainnya yang sedikit lebih spektakuler, pemain berusia 24 tahun ini juga unggul di mata Deniz Undav. “Saya harus mengakui, saya Malah lebih condong ke Olise,” kata penyerang VfB tersebut. Tetapi keduanya Layak mendapatkannya, tambah pemain timnas itu Sembari bercanda tentang Kane, sebelum ia pun tak Pandai berhenti memuji: “Kadang-kadang saya Ingin Pandai se-bebas itu. Anda Enggak Pandai memberinya ruang sedikit pun. Dia Mempunyai penyelesaian akhir yang luar Lumrah, Berkualitas dari kanan maupun kiri. Dia Mempunyai insting Tertentu Demi itu dan selalu berada di tempat gol tercipta. Umpan-umpan yang dia berikan kepada Olise atau Diaz juga luar Lumrah. (…) Di situlah Anda Menonton apa itu kelas dunia.”
Gelar Pemenang Piala Dunia kemungkinan juga akan menjadi Unsur penentu dalam pemilihan Ballon d’Or. Berkualitas Kane Berbarengan Inggris maupun Olise Berbarengan Prancis Mempunyai Kesempatan yang menjanjikan Demi meraihnya – asalkan keduanya Pandai menampilkan performa setara dengan yang mereka tunjukkan di FC Bayern dan semakin mempersulit pencarian kata-kata pujian yang Betul.
