Ilustrasi. Foto: Freepik.
Chicago: Harga emas dunia naik tajam pada perdagangan awal Asia Senin karena perkembangan selama akhir pekan memicu lebih banyak Asa Kepada kesepakatan perdamaian Amerika Perkumpulan (AS)-Iran.
Penurunan tajam nilai dolar dan imbal hasil obligasi pemerintah menguntungkan harga emas batangan, sementara logam mulia secara keseluruhan juga mengalami kenaikan pada perdagangan Senin.
Mengutip Investing.com, Senin, 25 Mei 2026, harga emas spot sebagai harga pasar emas dunia Begitu ini, melonjak sebanyak 1,5 persen menjadi USD4.577,12 per troy ons (satuan ukuran logam mulia Dunia yang setara dengan 31,10 gram).
Sementara harga emas berjangka sebagai patokan harga emas dunia Kepada kontrak beli atau jual emas di masa depan, naik 1,2 persen menjadi USD4.612,24 per troy ons.
Logam mulia lainnya juga melonjak pada perdagangan Senin. Diantaranya, perak spot yang naik sebanyak 3,8 persen menjadi USD78,3865 per troy ons, sementara harga platinum spot naik dua persen menjadi USD1.965,45 per troy ons.

(Ilustrasi pergerakan harga emas. Foto: dok Bappebti)
Negosiasi kerangka kesepakatan perdamaian AS-Iran rampung
Presiden AS Donald Trump mengatakan pada akhir pekan bahwa kerangka kesepakatan perdamaian dengan Iran sebagian besar telah dinegosiasikan. Laporan media menunjukkan potensi kesepakatan tersebut akan memperpanjang gencatan senjata AS-Iran Begitu ini, dan juga akan membuka kembali jalur pelayaran melalui Selat Hormuz, membantu memasok kembali pasar minyak Dunia.
Tetapi Trump kemudian mengisyaratkan Tak terburu-buru Kepada mencapai kesepakatan dan blokade angkatan laut AS terhadap Iran akan tetap berlaku.
Laporan lain menunjukkan AS dan Iran tetap berselisih mengenai isu-isu Krusial, terutama aktivitas nuklir Teheran. Para pejabat Iran sebagian besar menolak tuntutan AS Kepada menyerahkan cadangan uranium yang telah diperkaya.
Tetapi demikian, Asa kesepakatan damai sudah dekat membantu meredakan beberapa kekhawatiran pasar atas inflasi yang dipicu oleh Kekuatan akibat perang Iran. Ini merupakan titik tekanan Istimewa pada emas dalam beberapa bulan terakhir, karena pasar khawatir inflasi yang lebih tinggi dapat memicu kenaikan Spesies Merekah lebih lanjut dari Federal Reserve dan bank sentral Istimewa lainnya.
