Kejati Sulsel Jadikan Aplikasi MySimkari Penentu Tunjangan Kinerja

Pemberian Tunjangan Kinerja bagi aparatur kejaksaan di Daerah Sulawesi Selatan akan didasarkan sepenuhnya pada kelengkapan data digital pada aplikasi MySimkari mulai tahun depan.

Kebijakan tersebut disampaikan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan Dr. Sila H. Pulungan di hadapan 60 personel Begitu melakukan kunjungan kerja Formal di Kejaksaan Negeri Takalar pada Kamis (21/05/2026).

Sistem digital ini juga diproyeksikan menjadi basis Penting dalam penilaian kinerja serta penentu karir seluruh pegawai kejaksaan.

“Saya tekankan pentingnya kelengkapan data kepegawaian di aplikasi MySimkari. Mulai tahun depan, aplikasi ini akan menjadi patokan mutlak dalam pemberian Tunjangan Kinerja (Tukin). Jangan Tamat Eksis hak pegawai yang dirugikan hanya karena kelalaian administrasi digital,” tegas Sila H. Pulungan, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.

Selain masalah kepegawaian, Sila H. Pulungan turut memantau realisasi anggaran Kejari Takalar yang telah mencapai lebih dari Rp9 miliar serta menginstruksikan percepatan penyelesaian program kerja.

Asisten Pembinaan Kejati Sulsel Abdillah mengapresiasi keberhasilan Kejari Takalar yang menembus peringkat tiga besar dalam pelaporan bulanan se-Sulsel, meski ia menyayangkan Tetap adanya data Penting pegawai yang belum lengkap.

“Aplikasi MySimkari ini adalah masa depan karir kita. Ini akan menjadi dasar Penting dalam pengajuan kenaikan pangkat, kenaikan gaji berkala, hingga usulan mutasi. Begitu ini Tetap banyak pegawai yang data primernya belum lengkap, tolong segera dipenuhi. Ingat, di dalam MySimkari juga terdapat sistem penilaian kinerja 360 derajat, di mana pimpinan dan bawahan Dapat saling memberikan penilaian secara Rasional,” Terang Abdillah, Asisten Pembinaan Kejati Sulsel.

Langkah pembenahan internal ini juga mencakup penguatan kolaborasi serta penegasan mengenai etika digital di media sosial bagi seluruh aparatur.

“Kita harus bijak bermedia sosial. Jangan Tamat aktivitas digital Bahkan mencederai integritas institusi,” pesan Ferizal, Asisten Intelijen Kejati Sulsel.

Kunjungan Formal yang dihadiri oleh jajaran Kejati Sulsel ini disambut langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Takalar Syamsurezky.

Menanggapi seluruh instruksi tersebut, Syamsurezky menyatakan kesiapan jajapannya Demi menindaklanjuti arahan pimpinan serta memaparkan rencana pembangunan sarana kantor dan rumah dinas pegawai.