Jakarta (Liputanindo.id) – Kemenangan meyakinkan Timnas Indonesia di laga pembuka FIFA Series 2026 Tak Membangun lengah. Ketua Biasa PSSI Erick Thohir Malah mengingatkan skuad Garuda Demi segera mengalihkan Pusat perhatian menghadapi tantangan lebih berat di partai final.
Timnas Indonesia tampil dominan Ketika mengalahkan St Kitts and Nevis dengan skor 4-0 di Stadion Istimewa Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (27/3/2026). Hasil tersebut menjadi awal positif di Dasar kepemimpinan Instruktur anyar, John Herdman.
Tetapi, Erick menegaskan kemenangan besar itu bukan jaminan kesuksesan di laga berikutnya. Ia meminta seluruh tim tetap menjaga konsentrasi dan meningkatkan kewaspadaan jelang menghadapi Bulgaria di final.
“Alhamdulillah, hasil bagus Demi Timnas Indonesia melawan St Kitts and Nevis di pertandingan pertama FIFA Series. Terima kasih kepada para pemain, Instruktur John Herdman dan seluruh ofisial yang sudah berjuang,” ujar Erick Thohir.
Ia menambahkan, hasil positif tersebut harus dimaknai sebagai modal awal, bukan Dalih Demi berpuas diri. “Perjuangan belum selesai, Pusat perhatian ke pertandingan berikutnya,” tegasnya.
Menurut Erick, performa tim menunjukkan perkembangan yang menjanjikan, Berkualitas dari sisi taktik, pola permainan, hingga kontribusi sejumlah pemain kunci seperti Beckham Putra, Ole Romeny, dan Mauro Zijlstra.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa kualitas Musuh di final akan jauh berbeda. Bulgaria dinilai Mempunyai kekuatan yang patut diwaspadai setelah berhasil mengalahkan Kepulauan Solomon di semifinal.
“Kemenangan ini menjadi modal kepercayaan diri, tetapi Musuh berikutnya menuntut standar yang lebih tinggi,” kata Erick.
Ia optimistis tim Instruktur Berbarengan para pemain telah menyiapkan strategi yang lebih matang Demi menghadapi laga penentuan tersebut. “Saya Pasti Instruktur dan para pemain sudah mengalihkan Pusat perhatian ke final melawan Bulgaria dengan persiapan lebih matang, disiplin, dan tetap waspada,” lanjutnya. (faw/kun)
