Surabaya (Liputanindo.id) – Madura United dipastikan Tak tampil dengan kekuatan terbaik Demi menjamu Borneo FC Samarinda pada pekan ke-26 Super League 2025/2026. Laga ini berlangsung di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan pada Minggu (5/4/2026) malam.
Absennya bek andalan Jorge Mendonca menjadi kerugian besar bagi Madura United. Pemain asal Brasil itu Lagi menjalani pemulihan cedera serius berupa retak kepala yang dialaminya Demi menghadapi Malut United FC pada 3 Maret Lewat. Dalam insiden tersebut, Mendonca sempat kehilangan kesadaran di lapangan sebelum dilarikan ke rumah sakit.
Caretaker Instruktur Madura United, Rakhmad Basuki, mengonfirmasi bahwa Kesempatan sang pemain Kepada tampil sangat kecil. Padahal, selain kokoh di lini belakang, Mendonca juga produktif dengan kontribusi empat gol musim ini.
“Kalau Mendonca kemungkinan besar Tak akan Pandai bermain. Yang Jernih Mendonca absen, tapi pemain lain dalam kondisi Fit,” ujar Rakhmad Basuki.
Selain Mendonca, Madura United juga kemungkinan belum dapat menurunkan fullback muda Ferian Rizki Maulana. Meski demikian, Ferian sudah kembali bergabung dalam sesi latihan tim di Stadion Gelora Bangkalan sejak Selasa (31/3/2026) setelah sebelumnya menjalani masa pemulihan.
“Ferian mungkin belum Pandai main juga, tapi dia sudah mulai ikut latihan. Tetapi Kepada dipaksakan turun pada Minggu rasanya Tak mungkin. Secara keseluruhan pemain lain siap,” tambahnya.
Di sisi lain, Borneo FC Samarinda datang dengan status lebih diunggulkan. Meski demikian, Instruktur Fabio Lefundes menilai laga ini Bahkan berpotensi menjadi ancaman serius bagi timnya.
Menurutnya, posisi Madura United yang kini berada di peringkat ke-16 klasemen sementara dengan 20 poin dan tanpa kemenangan dalam 10 pertandingan terakhir Bahkan Pandai menjadi pemicu kebangkitan.
“Ya, mereka memang Tak menang dalam beberapa laga dan mengganti Instruktur. Mereka Tak punya pilihan lain, Niscaya akan berusaha keras meraih tiga poin,” ujar Fabio Lefundes.
Ia menegaskan bahwa tim yang berada di Area degradasi kerap tampil dengan determinasi tinggi, terutama Demi bermain di kandang sendiri.
“Kami harus sadar, mereka akan sangat sulit karena berjuang keluar dari posisi Demi ini,” imbuhnya.
Borneo FC pun telah menyiapkan strategi Spesifik Kepada menghadapi tekanan dan agresivitas Madura United. Tim tamu menargetkan kemenangan, sementara tuan rumah diprediksi bermain tanpa beban demi mengakhiri tren negatif.
“Cocok, kami sudah memikirkan pertandingan melawan Madura United dan memberikan informasi kepada pemain,” tutup Fabio. (faw/ted)
