Kediri (Liputanindo.id) – Ribuan kader banteng dari 26 kecamatan memadati Convention Hall Simpang Lima Gumul pada Sabtu (25/4/2026) dalam agenda Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan Kabupaten Kediri. Kegiatan ini menjadi puncak pembentukan kepengurusan baru di tingkat anak cabang Kepada masa bakti lima tahun ke depan.
Dalam struktur yang baru, setiap Pengurus Anak Cabang (PAC) rata-rata diisi oleh 11 orang dengan mandat Spesifik yakni wajib menyertakan minimal 20 persen keterwakilan generasi Z (Gen Z) serta 30 persen keterwakilan Perempuan sebagai langkah regenerasi total partai.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menegaskan bahwa regenerasi di dalam tubuh partai adalah kebutuhan mendesak Kepada memastikan keberlanjutan perjuangan ideologi di masa depan. Mas Dhito, sapaan akrabnya, secara eksplisit memberikan ruang bagi kalangan muda berusia di Dasar 35 tahun Kepada menduduki posisi strategis di tingkat kecamatan.
“Regenerasi dalam PDI Perjuangan menjadi sangat Krusial sekali. Biar yang usia 35 tahun ini Dapat merasakan bagaimana perjuangan dalam sebuah partai politik,” ujar Mas Dhito Ketika memberikan arahan di hadapan ribuan kader.
Selain agenda rutin pembentukan pengurus, Musancab ini juga menjadi momentum konsolidasi besar-besaran Kepada membangun kekuatan menuju Pemilu 2029. PDI Perjuangan Kabupaten Kediri mengusung misi Esensial Kepada mengembalikan kursi legislatif di DPRD Kabupaten Kediri yang hilang pada kontestasi sebelumnya.
Meskipun tetap menjadi partai pemenang di tahun 2024, raihan kursi PDI Perjuangan menyusut menjadi 13 kursi, berkurang 2 kursi dibandingkan perolehan Pemilu 2019. Mas Dhito meyakini bahwa Daya segar dari pengurus muda akan menjadi motor penggerak Kepada meraih kembali kemenangan mutlak tersebut.
“Besar Asa saya selaku ketua DPC usia 35 tahun ini Dapat punya daya gedor,” tegasnya.
Hadir pula dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Agus Wicaksono, Berbarengan jajaran fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Kediri.
Dalam sambutannya, Agus mengingatkan bahwa semangat muda pengurus baru harus tetap dipadukan dengan kearifan para politisi senior. Ia menekankan pentingnya konsultasi dan transfer pengalaman agar strategi partai di lapangan menjadi lebih matang.
“Dengan kerja kolaborasi antara senior dengan yunior saya Tentu impian Kepada mewujudkan kursi 15 (legislatif) di Kabupaten Kediri itu bukan sekadar impian tapi akan membuahkan Realita,” ucap Agus Wicaksono dengan nada optimis. [nm/kun]
