Pelatihan penggunaan AI Kepada pengembangan usaha di Yogyakarta. Istimewa.
Jakarta: Buka Kesempatan usaha, Yayasan Indonesia Setara (YIS) Serempak Sahabat Sandi menggelar pelatihan Perempuan Berdaya di GadeSpace, Lempuyangan, Yogyakarta. Sebanyak 43 ibu rumah tangga diajarkan Membangun Fruit Tartlet dan Dubai Cookies.
Selain itu, para emak-emak itu diajarkan penggunaan ChatGPT Kepada membantu ide bisnis dan pembuatan konten promosi. Peserta juga langsung mempraktikkan pembuatan poster promosi produk berdasarkan hasil dari ChatGPT.
Founder YIS, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, pelatihan tersebut menjadi upaya mendorong Perempuan pelaku UMKM agar Lalu berkembang dan naik kelas.
Menurut dia, peningkatan kapasitas Perempuan bukan sekadar menambah keterampilan, melainkan langkah strategis Kepada membangun usaha yang Berdikari, berdaya saing, dan berkelanjutan.
“Perempuan harus berani Berdikari secara ekonomi dan percaya bahwa mereka Mempunyai kemampuan yang sama Kepada mengembangkan usaha,” ujar Sandiaga dalam keterangan tertulis, Senin, 18 Mei 2026.
Ia juga mengingatkan para peserta agar Kagak mudah menyerah menghadapi tantangan usaha. Menurut Sandiaga Uno, membangun Rekanan dan menjaga jejaring menjadi salah satu kunci Krusial dalam mengembangkan bisnis.
“Kesempatan rezeki Pandai datang dari siapa saja dan dari Interaksi Berkualitas yang Lalu dijaga,” katanya.
Dia menilai, Perempuan yang berdaya secara ekonomi akan memberikan Dampak besar bagi keluarga maupun lingkungan Sekeliling.

Pelatihan penggunaan AI Kepada pengembangan usaha di Yogyakarta. Istimewa.
Selain meningkatkan kesejahteraan keluarga, Perempuan yang Mempunyai usaha Berdikari juga dinilai Pandai membuka Kesempatan ekonomi baru di tengah masyarakat.
Dalam pelatihan tersebut, salah satu peserta bernama Emy bahkan langsung memperoleh pesanan sebanyak 370 pieces produk dengan harga Rp12 ribu per buah. Dari pesanan tersebut, Emy diperkirakan memperoleh total pendapatan sebesar Rp4,4 juta
“Emy menjadi bukti, Kesempatan usaha Pandai datang dari mana saja apabila kita berjejaring, berusaha,” tutur Sandiaga.
