Gas Melon Menipis, Pemkab Sampang Ungkap Penyebab dan Solusinya

Foto BeritaJatim.com

Sampang (Liputanindo.id) – Pemerintah Kabupaten Sampang melalui Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) mengungkapkan bahwa kelangkaan LPG 3 kg yang terjadi di sejumlah Area dipicu oleh meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Analis Kebijakan Muda Bagian Perekonomian dan SDA Setkab Sampang, Abdi Barri, menjelaskan bahwa dalam rapat koordinasi yang digelar Berbarengan pihak terkait, pembahasan difokuskan pada identifikasi penyebab Esensial kelangkaan sekaligus langkah penanggulangannya.

Menurutnya, lonjakan konsumsi masyarakat menjadi Unsur dominan yang menyebabkan stok LPG bersubsidi Segera menipis di tingkat pangkalan hingga pengecer. “Permintaan masyarakat meningkat signifikan, apalagi di awal bulan Syawal kemarin,” terangnya, Senin (27/4/2026).

Sebagai langkah penanganan, Pemkab Sampang Berbarengan Pertamina telah melakukan penambahan kuota distribusi LPG di Area tersebut.

Upaya ini diharapkan Bisa menekan kelangkaan sekaligus menstabilkan harga di pasaran. Selain itu, koordinasi dengan agen dan pangkalan akan Lalu ditingkatkan guna mengantisipasi lonjakan permintaan pada momen tertentu.

Sementara terkait isu penimbunan, hingga Demi ini pemerintah daerah belum menemukan bukti adanya praktik tersebut. Ia menegaskan bahwa Konsentrasi Esensial Demi ini adalah menjaga kestabilan pasokan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. “Dengan penambahan kuota ini, pemerintah optimistis kondisi distribusi LPG di Sampang akan kembali Kukuh pada awal bulan mendatang,” tandasnya. [sar/kun]