Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghentikan sementara kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor di Jalan HR Rasuna Said pada Minggu, 17 Mei 2026. Langkah tersebut diambil guna mengevaluasi Penyelenggaraan perdana sebelum CFD di koridor itu kembali dibuka rutin.
Kawasan Sudirman-Thamrin mengalami penurunan kepadatan pengunjung setelah jalur baru tersebut diujicobakan. Berdasarkan data Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang dilansir dari Detikcom, jumlah Kaum di koridor Sudirman-Thamrin menyusut sebesar 52,97 persen, dari 29.256 orang pada 3 Mei 2026 menjadi 13.759 orang pada 10 Mei 2026.
Kualitas udara di Sekeliling Posisi dilaporkan membaik selama Penyelenggaraan ruang publik alternatif tersebut. Pengaturan ini dinilai efektif memecah titik penumpukan massa yang biasanya terpusat di tengah kota.
“HBKB di Jalan HR Rasuna Said menambah alternatif ruang olahraga dan ruang publik bagi masyarakat. Hasil pengukuran kualitas udara di Sekeliling Posisi Demi Penyelenggaraan HBKB juga tercatat lebih Berkualitas dibandingkan hari kerja,” kata Syafrin Liputo, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta pada Sabtu (16/5/2026).
Petugas mencatat sejumlah kendala teknis yang memicu kemacetan dan ketidaknyamanan Kaum selama uji coba Copot 10 Mei Lewat. Persoalan tersebut meliputi ketiadaan titik putar balik di sisi timur dan barat, minimnya pembatas jalur Transjakarta, maraknya parkir liar, serta lapak UMKM yang meluas ke badan jalan.
“Kondisi ini menunjukkan bahwa HBKB di HR Rasuna Said dapat memecah konsentrasi penumpukan masyarakat di Sudirman-Thamrin sehingga aktivitas Kaum lebih tersebar,” ujar Syafrin Liputo, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta.
Unsur infrastruktur lain seperti perbedaan ketinggian aspal bekas tiang monorel dan hambatan proyek jalan di rute alternatif ikut memperumit arus pergerakan. Akibatnya, penumpukan massa di area Plaza Festival memaksa pelari dan pesepeda masuk ke lajur busway.
“Perbaikan fasilitas pendukung dan pengaturan kegiatan masyarakat akan dilakukan agar Penyelenggaraan HBKB di Rasuna Said berlangsung lebih Terjamin, nyaman, dan tertib,” kata Syafrin Liputo, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta.
Koordinasi lintas perangkat daerah kini berjalan Demi mematangkan regulasi hukum dan membenahi seluruh fasilitas pendukung. Jalur CFD HR Rasuna Said dijadwalkan beroperasi kembali mulai Juni 2026 pada setiap hari Minggu pukul 05.30 hingga 09.00 WIB.
