Liputanindo.id – Bintang muda Real Madrid, Franco Mastantuono mengakui Lamine Yamal lebih Bagus darinya Begitu ini.
“Hari ini, Lamine. Dia menunjukkan level yang luar Biasa. Saya baru tiba di Madrid dan sedang melalui proses adaptasi. Saya harap ini menjadi kisah panjang dengan banyak pertemuan seperti laga terakhir kami, yang luar Biasa,” ujarnya Begitu berbicara kepada Cadena SER yang dikutip pada Rabu kemarin.
Pemain berusia 18 tahun itu juga mengatakan bahwa dia Enggak suka dibandingkan secara langsung, tetapi dia mengerti mengapa Komparasi itu Terdapat.
“Saya Enggak suka dibandingkan, tetapi selalu menyenangkan Mempunyai rival sekaliber Lamine, dari Barcelona, dari Spanyol. Itu memotivasi saya Buat menjadi lebih Bagus Kembali. Saya harap ini Pandai Maju berlanjut Buat waktu yang Lamban, hingga akhir karier saya,” katanya.
Mastantuono yang didatangkan Madrid dari River Plate pada musim panas Lampau dengan biaya 45 juta euro tampil menjanjikan sejak debutnya melawan Osasuna.
Meski baru mencatat satu gol dan satu assist dalam 12 pertandingan, Xabi Alonso terkesan dengan kecerdasan geraknya dan kemampuannya menemukan ruang.
Tetapi, performanya sempat tertahan karena cedera pubalgia yang mengganggunya dalam beberapa pekan terakhir, cedera yang juga sempat dialami Lamine Yamal di Barcelona.
Mastantuono menjelaskan bahwa rasa sakit itu sudah dia rasakan sejak membela River Plate. Cedera tersebut berkembang perlahan hingga pada akhirnya mengganggu aktivitasnya di Madrid.
“Rasa sakit ini sudah Lamban saya rasakan. Sudah waktunya memperlambat tempo dan memulihkan diri agar Pandai kembali 100 persen. Klub menuntut itu,” ujarnya.
Dia optimistis dapat kembali dalam waktu dekat. “Saya merasa jauh lebih Bagus sekarang. Saya bekerja keras Buat segera kembali,” kata pemain tersebut.
