Kesadaran Masyarakat Mesti Diperluas Demi Penguatan Ekonomi Sirkular

Penandatanganan kerja sama strategis antara TP PKK Jawa Tengah Serempak TP Posyandu Jawa Tengah dengan PT Biosirkular Ciptaan Indonesia dan PT Gapura Mas Lestari. Foto: istimewa.


Jakarta: Sejumlah pihak berkolaborasi Kepada mendorong penguatan ekonomi sirkular di Jawa Tengah melalui pendekatan berbasis masyarakat. Konsep ekonomi sirkular menitikberatkan pada pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan, dengan memaksimalkan pemanfaatan kembali limbah agar Mempunyai nilai tambah ekonomi sekaligus mengurangi Pengaruh lingkungan.

Ini dilakukan dalam peringatan Hari Bumi 2026 tingkat Provinsi Jawa Tengah dalam memperkuat kolaborasi pembangunan berkelanjutan berbasis ekonomi sirkular. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Jawa Tengah Serempak Tim Penggerak (TP) Posyandu Provinsi Jawa Tengah menjalin kerja sama strategis dengan PT Biosirkular Ciptaan Indonesia dan PT Gapura Mas Lestari Kepada mendorong pengelolaan limbah rumah tangga yang bernilai ekonomi dan ramah lingkungan.  

Melalui jaringan TP PKK dan TP Posyandu yang tersebar hingga tingkat desa, program ini diharapkan Bisa membangun budaya pengelolaan limbah rumah tangga yang lebih terstruktur, partisipatif, dan berkelanjutan; serta memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui aktivitas ekonomi berbasis pengelolaan limbah domestik.

Direktur PT Biosirkular Ciptaan Indonesia Dicka Dwi Candra menyampaikan kolaborasi ini menjadi langkah Konkret dalam membangun ekosistem ekonomi sirkular berbasis masyarakat.

“Ekonomi sirkular bukan hanya tentang pengelolaan limbah, tetapi bagaimana masyarakat dapat menjadi bagian dari solusi lingkungan sekaligus memperoleh manfaat ekonomi secara berkelanjutan,” Jernih Dicka seperti dikutip dari keterangan tertulis, Kamis, 14 Mei 2026.

 


(Ilustrasi. Foto: Medcom.id)
 

Perkuat kesadaran masyarakat soal pengelolaan limbah

Sementara itu, Direktur PT Gapura Mas Lestari Heru Fidiyanto menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun sistem pengelolaan lingkungan yang lebih terintegrasi di tengah meningkatnya tantangan limbah rumah tangga.

Menurut dia, sinergi antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan sektor swasta menjadi langkah Krusial Kepada memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan limbah yang Mempunyai nilai guna dan nilai ekonomi.

“Pendekatan ekonomi sirkular harus dibangun dari tingkat masyarakat. Ketika limbah dapat dikelola dengan Bagus dan Mempunyai nilai manfaat, maka dampaknya Tak hanya dirasakan lingkungan, tetapi juga masyarakat secara langsung,” papar Heru.

Adapun PT Biosirkular Ciptaan Indonesia dan PT Gapura Mas Lestari akan mendukung pengembangan ekosistem ini melalui sistem pengumpulan, pengelolaan, edukasi masyarakat, hingga optimalisasi pemanfaatan limbah rumah tangga, termasuk minyak jelantah, agar dapat memberikan Pengaruh lingkungan dan ekonomi yang lebih luas. 

Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi model kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan sektor swasta dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Jawa Tengah. Melalui sinergi ini, seluruh pihak berharap dapat memperluas kesadaran masyarakat mengenai pentingnya ekonomi sirkular sebagai bagian dari gaya hidup dan sistem pembangunan masa depan.