Drama Menit Akhir di Surajaya, Persela vs Barito Berakhir Imbang 1-1

Foto BeritaJatim.com

Lamongan (Liputanindo.id) – Laga dramatis tersaji Begitu Persela Lamongan menjamu Barito Putera pada pekan ke-26 Championship 2025/2026 di Stadion Surajaya, Lamongan, yang berakhir dengan skor 1-1, Sabtu (25/4/2026).

Kedua tim bermain dengan intensitas tinggi sejak awal. Serangan silih berganti dilakukan. Beberapa Kesempatan emas berhasil diciptakan. Tetapi hingga turun minum, tak Eksis gol tercipta.

Begitu juga pada paruh kedua. Solidnya pertahanan kedua tim Membangun sejumlah Kesempatan yang tercipta selalu Bisa dimentahkan.

Drama baru terjadi Begitu memasuki masa injury time, ketika pemain Persela dilanggar dekat kotak penalti Barito. Kesempatan ini Kagak disia-siakan Hambali Tholib. Tembakan Presisi yang dilepaskan Hambali berhasil membobol gawang Barito dan membawa Persela unggul 1-0.

Tetapi Kelebihan itu tak bertahan lelet. Hanya berselang dua menit, Laskar Antasari, julukan Barito Putera, berhasil menyamakan skor melalui eksekusi penalti Fabiano Beltrame. Skor 1-1 bertahan hingga laga usai.

Meski gagal meraih kemenangan, Instruktur Persela, Bima, memberikan apresiasi tinggi terhadap perjuangan anak asuhnya.

“Kita Bisa bermain maksimal hari ini. Dari segi skor tentu sedikit kecewa, karena kita sudah unggul Tamat menit akhir dan sempat mendapatkan Kesempatan. Tapi saya sangat mengapresiasi kerja keras pemain dari awal Tamat akhir,” kata Bima usai laga.

Terkait penalti menit akhir yang disebabkan pelanggaran pemain belakang, Bima enggan menyalahkan individu, termasuk Rabbani yang terlibat dalam momen krusial, Alasan seluruh pemain juga Bisa melakukan kesalahan.

“Dalam sepak bola, kesalahan itu hal yang Lazim. Saya sudah sampaikan kepada Rabbani Buat tetap semangat dan Kagak larut dalam kekecewaan,” tuturnya.

Dari kubu tim tamu, Instruktur Barito, Stefano Cugurra, mengakui bahwa tim tuan rumah tampil lebih dominan di awal pertandingan. Tetapi, situasi berubah setelah adanya pergantian pemain akibat cedera yang dialami Rizky Pora.

Juru taktik yang akrab disapa Teco itu menilai Barito Putera sebenarnya Mempunyai sejumlah Kesempatan emas, khususnya di babak pertama, yang Semestinya Bisa dimaksimalkan menjadi gol pembuka.

Hasil imbang melawan Persela Membangun Kesempatan Barito Buat mengamankan tiket promosi ke Super League semakin tipis.

“Kita harus tetap profesional. Kita Tetap punya satu pertandingan di kandang melawan Palu. Kita harus menang dan juga menunggu hasil dari tim lain,” ujarnya.

Dengan tambahan satu poin, Persela Lamongan berada di peringkat 5 klasemen sementara dengan 41 poin, sedangkan Barito di peringkat 3 dengan 50 poin.

Persela Lamongan sendiri akan melakoni laga terakhir kompetisi Championship dengan bertandang melawan Kendal Tornado FC. Sementara Barito Putera akan menjamu Persipal. (fak/kun)