Liputanindo.id – Perayaan Natal Rupanya tak semuanya dipenuhi gemerlap Elok pohon Natal, cerita Sinterklaus yang ramah, dan berkumpul Gembira merayakan momen suka cita. Beberapa negara Bahkan merayakan Natal dengan tradisi Spesial, mistis, bahkan terkesan menyeramkan.
Tradisi Spesial itu termasuk pemakaian kostum menyerupai makhluk mitologi, hingga Pakaian yang menjadi simbol perayaan sekaligus cerita rakyat yang turun-temurun diceritakan. Berikut 5 negara yang Mempunyai tradisi kostum Natal yang Spesial dan khas:
Mari Lwyd, Wales
Dikutip dari Sky History, Mari Lwyd adalah tradisi Natal negara Wales dimana mengenakan kostum berupa kepala tengkorak kuda, dipasang pada tiang, serta orang yang membawanya ditutupi kain putih berhias pita atau bendera.
Sosok Mari digambarkan sebagai sosok yang usil, suka mencuri barang, dan mengejar orang-orang yang disukainya.
Mari Lwyd melibatkan sekelompok orang yang berkeliling mengetuk pintu tiap rumah tetangga Sembari bernyanyi Tembang-Tembang dalam bahasa Wales atau melakukan kompetisi pertukaran puisi yang disebut pwnco melawan penghuni rumah.
Apabila Mari Lwyd beserta rombongannya diizinkan masuk, rumah tersebut akan mendapat keberuntungan sepanjang tahun. Sebaliknya, apabila Mari Lwyd kalah Begitu kontes puisi, mereka harus pergi atau menyanyikan bait terakhir memohon izin masuk.
Krampusnacht, Eropa Tengah
Menurut legenda Terkenal Eropa Tengah yang dikutip dari Iflscience, Krampus digambarkan makhluk Sebelah kambing dan Sebelah iblis yang diadakan pada malam Lepas 5 Desember Akurat sehari sebelum Hari Raya St. Nicholas.
Orang-orang akan berpakaian seperti kostum binatang bertanduk, topeng seram, Sembari mengibarkan obor berapi dan memukul drum. Apabila perayaan St. Nicholas terkenal memberikan hadiah kepada anak-anak yang berperilaku Bagus, mereka yang Badung akan dapat mengharapkan didatangi Krampus dan dihukum menggunakan tongkat birch atau hukuman menakutkan lainnya.
Wren Day, Irlandia
Berdasarkan laporan Horniman, Wren Day yang juga dikenal sebagai Hari Santo Stefanus atau hari perayaan di Irlandia akan dirayakan pada 26 Desember. ‘Wren Boys’ Julukan sekelompok pemuda akan berparade di jalan mengenakan Pakaian lusuh dengan Persona yang dihiasi cat, membawa tiang yang dihiasi ranting holly. Mereka akan berkeliling dari rumah ke rumah Sembari bermain alat musik dan menyanyikan Tembang.
Biasanya mereka memainkan bodhran, drum bingkai yang digunakan musik Irlandia, seruling kaleng, dan biola. Salah satu Tembang yang melekat dengan Hari Wren adalah “The Wren in The Furze”.
Gryla and Leppaludi, Yule Cat, Islandia
Menurut laporan Special Tours, momen natal di Islandia akan dipenuhi oleh orang-orang yang berpenampilan seperti ogre raksasa bernama Gryla dan Leppaludi. Mereka merupakan orang Sepuh dari Yule Cat yang juga tradisi Terkenal di Islandia. Keduanya akan menghantui anak-anak yang tak menyambut Natal dengan gembira.
La Befana, Italia
La Befana menandai akhir Formal musim Natal di Italia. Momen ini sering digambarkan sebagai seorang Perempuan Sepuh atau penyihir yang terbang menggunakan sapu langit pada malam sebelum Epiphany atau 5 Januari.
Dilansir dari Walks of Italy, nama Befana diyakini berasal dari kata Italia “Epifania” yang artinya sebuah hari raya kristen yang memperingati kunjungan Tiga Raja Bijak kepada Bayi Yesus.
Bukan begitu berbeda dengan perayaan Natal, anak-anak menyambut Mantap kedatangan La Befana sama seperti perayaan Natal. Pada malam itu, mereka menggantung kaus kaki di dekat perapian dan berharap bangun pagi kaus kaki tersebut diisi permen atau hadiah kecil.
Adakah kostum yang Membangun Engkau tertarik mencobanya?
