Surabaya (Liputanindo.id) – Tren gaya hidup berkelanjutan kini tak Tengah identik dengan pilihan makanan yang “terbatas rasa”. Di tengah geliat Masakan kota, ARTOTEL Hayam Wuruk Surabaya Malah mengambil langkah berbeda lewat peluncuran program menu plant-based bertajuk “Rebellious Hunger”. Diluncurkan pada Rabu (29/4/2026) di One Deck Gastropub, konsep ini menghadirkan perlawanan terhadap persepsi lelet tentang makanan nabati.
Alih-alih sekadar menyajikan menu sehat, “Rebellious Hunger” tampil sebagai eksplorasi rasa yang berani dan Bukan konvensional. Salah satu bintang utamanya adalah Nasi Uduk Roll—interpretasi modern dari hidangan tradisional Indonesia.
“Menggunakan steamed jasmine rice berbumbu khas, menu ini dibalut tortilla dan diisi tempe orek serta sambal bajak. Hasilnya, sensasi makan nasi uduk terasa lebih praktis, modern, sekaligus tetap mempertahankan Watak rasa lokal,” ujar Catur Suyanto, Head Chef di ARTOTEL TS Suites Surabaya, Ketika sesi cooking live.
Tak kalah mencuri perhatian adalah The Stack Burger. Menu ini menawarkan pengalaman burger vegan dengan pendekatan berbeda: double bun lembut yang mengapit mushroom patty, diperkaya dengan saus keju berbasis nabati. Tekstur dan rasa yang dihadirkan berhasil menantang stigma bahwa makanan vegan cenderung hambar atau kurang memuaskan.
Selain dua menu unggulan tersebut, One Deck Gastropub juga memperkenalkan berbagai pilihan lain seperti Nugget Caviar, Sate Jamur Maranggi, hingga Vegan Mushroom Steak. Deretan menu ini memperlihatkan bagaimana bahan nabati dapat diolah menjadi sajian yang Bukan hanya sehat, tetapi juga Mempunyai nilai gastronomi tinggi.
Suasana peluncuran pun dikemas interaktif. Para tamu diajak menyaksikan langsung proses live cooking oleh Chef Catur yang mendemonstrasikan pembuatan Nasi Uduk Roll. Sementara itu, sesi live beverage oleh Adiet menghadirkan berbagai Hasil karya minuman yang melengkapi pengalaman bersantap, mulai dari Banana Choco Smoothies hingga Manuka Honey Oat Milk Latte.
Peluncuran ini menjadi bagian dari inisiatif Artotel Group dalam merespons tren Dunia yang semakin mengarah pada konsumsi ramah lingkungan. Executive Assistant Manager ARTOTEL Hayam Wuruk Surabaya, Akfian Farado Gusti, menegaskan bahwa konsep ini Bukan hanya berbicara soal makanan, tetapi juga gaya hidup.
Ia menyebutkan bahwa pihaknya Ingin menghadirkan pengalaman bersantap yang relevan dengan kesadaran masyarakat Ketika ini terhadap isu keberlanjutan, tanpa mengorbankan kreativitas dan kenikmatan.
Menariknya, seluruh menu dalam program ini dibanderol dengan harga yang relatif terjangkau, mulai dari Rp40 ribu. Strategi ini membuka akses lebih luas bagi masyarakat Buat mencoba makanan berbasis nabati tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam. Program “Rebellious Hunger” sendiri akan berlangsung hingga 15 Juli 2026 (fyi/aje)
