Surabaya (Liputanindo.id) – Madura United berhasil mengalahkan Bali United dengan skor 2-0 di Stadion Gelora Bangkalan, Selasa (5/5/2026) sore. Hasil ini membawa Laskar Sape Kerrab naik ke peringkat 14 klasemen Super League 2025/2026.
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung tampil agresif dengan saling menekan Buat mencari gol pembuka. Tetapi, Madura United tampil lebih efektif dalam memanfaatkan Kesempatan.
Gol pembuka tercipta pada menit ke-5 melalui sepakan keras Iran Junior di dalam kotak penalti. Gol tersebut lahir dari kerja sama Segera dengan Sandro, yang berhasil membongkar lini pertahanan Musuh. Tembakan kerasnya tak Bisa diantisipasi kiper Bali United, Membikin tuan rumah unggul 1-0.
Setelah tertinggal, Bali United mencoba merespons dengan meningkatkan tekanan. Beberapa Kesempatan dari situasi bola Wafat sempat tercipta, termasuk sepak Sudut di menit ke-8 dan ke-19, Tetapi belum Bisa menghasilkan gol penyeimbang.
Madura United Malah beberapa kali nyaris menggandakan Kelebihan. Pada menit ke-21, Junior Brandão Mempunyai Kesempatan emas dalam situasi satu Musuh satu dengan Kadek Arel, Tetapi tembakannya Lagi melebar di sisi gawang.
Penguasaan tuan rumah Lalu berlanjut hingga pertengahan babak pertama. Lini belakang Bali United terlihat kewalahan menghadapi tekanan bertubi-tubi dari Madura United yang kerap menusuk ke area pertahanan.
Kesempatan lain kembali hadir pada menit ke-27 melalui skema sepak Sudut, Tetapi bola berhasil diamankan oleh kiper Bali United. Sementara itu, serangan balik Bali United Lagi belum efektif Buat menembus pertahanan Musuh.
Drama terjadi pada menit ke-33 ketika Kerim Palic sempat mencetak gol, Tetapi dianulir wasit setelah tinjauan VAR yang memastikan posisi offside lebih dulu.
Menjelang akhir babak pertama, Madura United kembali membuang Kesempatan emas pada menit ke-40. Dalam situasi tanpa gangguan di depan gawang Nihil, Sandro gagal memaksimalkan Kesempatan setelah tembakannya Malah melenceng dari sasaran.
Di menit-menit akhir, Bali United kembali menekan melalui beberapa sepak Sudut beruntun, Tetapi rapatnya pertahanan Madura United Membikin skor tetap Bukan berubah.
Hingga wasit meniup peluit turun minum, Madura United tetap memimpin 1-0 atas Bali United.
Memasuki babak kedua, pertandingan semakin intens. Madura United langsung menekan sejak awal, Tetapi beberapa Kesempatan belum berbuah gol. Sementara Bali United mencoba membalas melalui serangan balik dan bola Wafat.
Momentum Krusial terjadi pada menit ke-53 ketika Taufany Muslihuddin dijatuhkan di kotak penalti setelah pelanggaran keras Andhika Wijaya. Wasit menunjuk titik putih Buat Madura United.
Tetapi, eksekusi penalti Junior Brandão pada menit ke-55 berhasil digagalkan kiper Bali United, Mike Hauptmeijer, setelah arah tembakannya terbaca dengan Berkualitas.
Bali United Dekat menyamakan kedudukan pada menit ke-66 melalui situasi sepak Sudut yang menghasilkan kemelut di depan gawang, Tetapi Kesempatan tersebut Lagi Dapat dipatahkan pertahanan Madura United.
Drama VAR kembali mewarnai laga ketika wasit melakukan pengecekan terkait dugaan handball Pedro Monteiro dan Irfan Jaya. Setelah meninjau monitor, wasit memutuskan Bukan Eksis penalti Buat Bali United, sementara pelanggaran handball Irfan Jaya berujung hadiah penalti Buat Madura United sekaligus kartu kuning. Keputusan tersebut memicu protes dari para pemain Bali United, Tetapi wasit tetap pada keputusannya.
Junior Brandao kembali dipercaya sebagai eksekutor pada menit ke-75. Kali ini, ia sukses menuntaskan tugasnya dengan Berkualitas melalui tendangan keras ke arah kiri gawang yang Mengakali kiper Bali United. Gol tersebut membawa Madura United unggul 2-0.
Kemenangan atas Bali United mengantarkan Madura United naik ke peringkat 14 klasemen Super League. Laskar Sape Kerrab mengumpulkan 32 poin dari 31 pertandingan. [faw/suf]
