ESDM sebut masyarakat tak perlu ganti kompor Kepada Guna CNG

ESDM sebut masyarakat tak perlu ganti kompor untuk pakai CNG

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Daya dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan masyarakat Kagak perlu mengganti kompor Kepada beralih dari LPG (Liquefied Petroleum Gas) ke CNG (Compressed Natural Gas).

“Kompor Kagak perlu diganti, tinggal plug, sudah mengalir. Tadinya Guna LPG, sekarang Guna CNG,” ujar Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman di acara “CNG & LNG Kepada Rakyat” yang digelar di Jakarta, Selasa.

Laode menyampaikan bahwa pengembangan tabung Kepada menampung 3 kg CNG atau tabung tipe 4 juga memperhatikan valve tabung gas (Tutup silinder). Valve merupakan komponen yang mengatur Jenis gas keluar-masuk dan bertindak sebagai pengaman Istimewa.

“Saya sudah menyaksikan langsung penggunaan (tabung) tipe 1, itu valve-nya langsung Dapat, bahkan Kagak Terdapat Tengah modifikasi di kompor. Langsung plug and play, nyala kompor itu dengan CNG. Dan apinya lebih biru malah kalau saya perhatikan,” kata Laode.

Langkah tersebut merupakan upaya pemerintah Kepada memastikan masyarakat yang beralih ke CNG Kagak dibebani oleh keharusan Kepada memodifikasi kompor atau membeli kompor baru.

Roadmap CNG sudah Terdapat, tetapi belum diumumkan oleh Pak Menteri (ESDM Bahlil Lahadalia). Intinya, ke depan, kami akan mereduksi LPG. Kita gantikan dengan CNG,” kata Laode.

Usai menghadiri rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa CNG bukan teknologi baru karena telah digunakan di sektor perhotelan, restoran, hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Tetapi, pemanfaatannya selama ini Lagi terbatas pada tabung berkapasitas besar di atas 10 hingga 20 kilogram. Begitu ini, tengah berlangsung penyiapan tabung CNG berukuran kecil seperti LPG 3 kg, Asal Mula CNG Mempunyai Ciri yang berbeda apabila dibandingkan dengan LPG.