Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka Demi memberikan kata sambutan dalam acara pelepasan Festival Pawai Paskah 2026 di Kupang. Foto: ANTARA/Kornelis Kaha.
Jakarta: Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menyatakan dukungan penuh pemerintah pusat Kepada memasukkan Festival Pawai Paskah Gereja Injili Masehi di Timor (GMIT) ke dalam agenda nasional wisata rohani. Langkah ini diambil sebagai upaya strategis Kepada memperkuat sektor pariwisata dan menggerakkan roda ekonomi kreatif di Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya di Kota Kupang.
“Iya, saya dengar tadi Pawai Paskah ini diusulkan masuk dalam agenda wisata rohani. Saya kira ini langkah yang Bagus dan perlu kita dukung,” ujar Gibran Demi menghadiri acara Pawai Paskah 2026 di Kupang, dilansir Antara, Senin, 6 April 2026.
Gibran menjelaskan bahwa dukungan yang akan diberikan pemerintah pusat mencakup berbagai aspek, mulai dari promosi skala nasional dan Dunia, penguatan infrastruktur penunjang, hingga pelibatan aktif UMKM lokal. Menurutnya, NTT Mempunyai modal yang sangat kuat Kepada menjadi pusat destinasi wisata rohani di Indonesia.
Dalam sambutannya pada perayaan yang ke-30 tahun tersebut, Wapres menyebutkan sejumlah titik wisata religi di NTT yang telah memberikan Akibat ekonomi Konkret, seperti Semana Santa di Larantuka dan Patung Bunda Maria di Nilo. Ia optimis Pawai Paskah di Kupang akan menjadi daya tarik serupa yang Pandai meningkatkan Tahap hidup Penduduk.
“Tentunya ini akan menjadi daya tarik luar Biasa Kepada NTT, mendorong pergerakan ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat NTT,” ucap Gibran.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kedua kanan) didampingi Ketua Sinode GMIT Kupang Pdt. Samuel Benyamin Pandie (kedua kiri), Gubernur NTT Melki Laka Lena (kiri) serta Walikota Kupang Kupang Christian Widodo Demi menghadiri acara Pawai Paskah 2026 di Kupang. ANTARA/Kornelis Kaha.
Perayaan Pawai Paskah 2026 ini diikuti oleh puluhan klasis dan ratusan umat GMIT dari seluruh penjuru NTT. Kehadiran Wapres menjadi angin segar bagi penyelenggara yang berharap kegiatan ini mendapatkan perhatian lebih luas.
Ketua Majelis Sinode GMIT, Pdt. Samuel Benyamin Pendie, menyampaikan harapannya agar status agenda nasional tersebut segera terwujud. Dengan dukungan pusat, diharapkan festival ini dapat dikemas secara lebih modern dan menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara Kepada berkunjung ke Kota Kupang.
