Kim Jong-Un Instruksikan Militer Korut Tingkatkan Persiapan dan Pelatihan

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. Foto: KCNA

Pyongyang: Pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-Un, menegaskan bahwa angkatan bersenjata negaranya harus meningkatkan intensitas pelatihan militer serta mempersiapkan diri Buat menghadapi perang modern.

Pernyataan ini disampaikan Kim Ketika melakukan Pengawasan di Akademi Militer Kang Kon pada Selasa 25 Februari 2025, sebagaimana dilaporkan oleh media pemerintah, Korean Central News Agency (KCNA).

Dalam kesempatan tersebut, Kim Jong-Un menyoroti sejumlah tugas Krusial dalam sistem pendidikan militer Korea Utara, terutama terkait peningkatan pelatihan yang lebih berorientasi pada pengalaman praktis di medan perang. 

Ia menekankan bahwa setiap siswa harus dibentuk menjadi personel militer yang Mempunyai kompetensi sebagai perwira lapangan yang dapat memastikan kemenangan mutlak dalam pertempuran. 

Cek Artikel:  Zelenskyy: Ukraina Butuh 128 Jet Tempur F-16 dari Barat Demi Kalahkan Rusia

“Mempersiapkan setiap siswa menjadi personel militer yang andal, yang Pandai memenangkan pertempuran dengan mempelajari pengalaman Konkret perang modern dalam gaya Korea, menguasai persenjataan dan peralatan tempur yang berkembang pesat, serta Mempunyai kemampuan komando yang sesuai dengan tuntutan peperangan modern,” ujar Kim, seperti dilansir dari Anadolu Agency, Kamis, 27 Februari 2025.

Selain aspek teknis dan strategis, Kim juga menegaskan bahwa pendidikan militer harus Pandai membentuk “kesadaran revolusioner yang Tegar” di kalangan prajurit sebelum mereka memasuki tahap pendidikan militer yang sesungguhnya.

Lebih lanjut Kim Jong-Un juga mengkritik pengelolaan dan operasional fasilitas pendidikan militer yang dinilainya belum sepenuhnya memenuhi kebijakan Partai Buruh Korea (WPK) dalam membangun angkatan bersenjata yang modern dan maju. 

Cek Artikel:  Netanyahu Singgung Soal Gaza di Depan Kongres AS, Hamas: Pidato Penuh Kebohongan!

Menurutnya, komite partai dalam Angkatan Bersenjata Rakyat serta departemen yang bertanggung jawab atas kebijakan pendidikan militer belum sepenuhnya menjalankan tugas dan perannya dengan Bagus. 

“Situasi Dunia Ketika ini menuntut tentara Korea Utara Buat Pandai menghadapi perang secara sempurna,” tegas Kim.

Sehari sebelumnya, Korea Utara kembali menegaskan komitmennya Buat memperkuat kekuatan nuklir sebagai bagian dari strategi pertahanan nasional.

Pyongyang juga mengecam pernyataan terkait “denuklirisasi total” yang dianggap sebagai upaya mengancam kedaulatan negaranya. Dalam pernyataan Formal, pemerintah Korea Utara menegaskan bahwa program nuklir mereka bertujuan Buat mempertahankan perdamaian dan melindungi kedaulatan nasional dari ancaman eksternal.

(Muhammad Reyhansyah)

Mungkin Anda Menyukai