
BANJIR besar kembali melanda Kecamatan Dayeuhkolot dan Baleendah, di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, sejak Selasa (25/2) malam. Sebanyak 1.659 rumah, 5 sekolah, 17 tempat ibadah, dan 3 fasilitas Biasa tergenang banjir akibat luapan Sungai Citarum dan Sungai Cikapundung.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung mengingatkan Penduduk akan waspada. Pasalnya, banjir Tetap mengancam, karena cuaca ekstrem berupa hujan deras Tetap terjadi.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Uka Suska Puji Esensial menambahkan Eksis tiga rumah jebol akibat tergerus Kategori air deras. Tiga rumah itu dihuni 3 KK atau 17 jiwa.
Ketika ini, banjir Tetap terjadi dengan ketinggian air mencapai 10-120 cm. Sebanyak 58 kepala keluarga atau 183 jiwa mengungsi ke tempat Terjamin.
“Demi penanganan korban banjir itu, dibutuhkan alat kebersihan, sembako, air mineral, terpal, matras, dan selimut,” katanya.
Uka Suska menyebutkan banjir yang melanda Dayeuhkolot dan Bojongsoang itu disebabkan curah hujan dengan intensitas sedang hingga deras di Area Kabupaten Bandung dan Kota Bandung.
Air dari Sungai Cikapundung dan Sungai Citarum meluap. Selain itu, Eksis tanggul sepanjang 40 meter dan tinggi 2 meter jebol di Sungai Cikapundung Kolot, Bojongsoang. (SG/E-4)