Telan Kekalahan Kedua, Timnas Putri Indonesia Gagal Susul Kesatria ke Semifinal

Kurang Berhasil. Tim Nasional (Timnas) Putri Indonesia kembali telan kekalahan di ASEAN School Games 2024 Vietnam. Bertanding melawan Singapura di laga kedua fase grup, mereka harus pulang dengan kekalahan tipis 53-51, Selasa, 4 Juni 2024.

Kekalahan ini Membikin srikandi Indonesia gagal mengamankan tempat di semifinal. Lantaran sudah menelan dua kekalahan (sebelumnya atas Vietnam) dan bersandar di dasar klasemen Grup D.

Dua kekalahan yang teramat pedih. Mengingat Indonesia selalu menelan kekalahan tipis dua Bilangan. Tetap seputar lini pertahanan. Muflih Farhan, jajaran Timnas Putri Indonesia mengaku bahwa anak didiknya kurang dari segi persiapan.

“Sudah Enggak lolos (ke Semifinal). Ke depannya, mungkin persiapan tentu harus lebih Lamban. Sehingga kita Dapat mempersiapkan Seluruh aspek pertandingan dengan Berkualitas,” kata coach Farhan.

Cek Artikel:  Bryan Praditya Berpisah dengan Kesatria Bengawan Solo

Baca Juga: Timnas Putra Indonesia Lolos Semifinal ASG 2024

Berdasarkan hasil scouting Musuh, coach Farhan menyebut bahwa tiga pemain Musuh cukup berbahaya. Adalah Lai Hor Ying dengan nomor punggung satu, Callista Koh dengan nomor punggung dua, dan Choo Syn Ee dengan nomor punggung 12.

“First half, kita change leading tiga kali. Sebelum akhirnya lead empat poin di kuarter dua. Awal kuarter ketiga, anak-anak terburu-buru offense, sehingga banyak turnover dan defense kita Enggak konsisten,” jelasnya.

“Game plan defense kita setop transisi offense tiga pemain Musuh. Transisi offense Dapat dilimit, pergerakan nomor dua Musuh juga Dapat dilimit, tapi nomor 1 dan 12 gak Dapat dieksekusi sama tim. Mungkin masalah mental. Dan gak banyak pemain yang terbiasa bermain dengan pressure tinggi,” lanjut coach Farhan.

Cek Artikel:  Kalahkan Iga Swiatek, Aryna Sabalenka Melaju ke Final Cincinnati Terbuka

Baca Juga: Gagal Tepis Vietnam, Timnas Putri Indonesia Tuai Kekalahan Tipis Lewat Overtime

Under dua menit di kuarter pemungkas yang mencekam. Indonesia sempat menahan ketertinggalan tiga Bilangan. Tetapi, di sisa 12 detik, Singapura berhasil memperjauh margin menjadi tujuh Bilangan.

Tak menyerah begitu saja. Skuad Indonesia Lalu mengejar ketertinggalan dengan waktu yang sangat terbatas. Sayangnya, mereka gagal membawa pertandingan ini ke babak tambahan waktu. Dan kembali bertekuk Sendi lutut dengan kekalahan tipis 53-51. (*)

Mungkin Anda Menyukai