Macron dan MBS Bahas Berbagai Macam-macam Isu, dari Gaza hingga Perang Rusia-Ukraina

Presiden Prancis Emmanuel Macron Serempak Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman. (Anadolu Agency)

Paris: Presiden Prancis Emmanuel Macron mengadakan percakapan telepon dengan Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MBS), dengan Konsentrasi pada isu-isu regional dan Global, termasuk Timur Tengah dan perang Rusia-Ukraina.

“Terkait situasi di Gaza, saya memuji upaya Arab Saudi Serempak Perserikatan Arab – pekerjaan yang akan didukung dan diperjuangkan Prancis di tingkat Eropa,” kata Macron di media sosial X pada hari Minggu.

Melansir dari Anadolu Agency, Senin, 17 Februari 2025, kedua pemimpin juga membahas Lebanon, di mana Macron mendesak penerapan penuh perjanjian gencatan senjata dengan Israel.

Cek Artikel:  Ahmed al-Sharaa Klaim Suriah Bukan Akan Menjadi Ancaman bagi Dunia

Ia juga menekankan pentingnya “penarikan penuh Israel” dari Area Lebanon Demi memastikan perdamaian jangka panjang.

Tetap dalam percakapan di telepon, Macron dan MBS juga membicarakan Konferensi Paris tentang Suriah pekan Lewat, sebuah acara yang dipandang kedua pemimpin sebagai “momen Cita-cita dan komitmen.”

Macron meyakinkan dedikasi negaranya Demi mendukung otoritas transisi di Suriah beserta rakyatnya di Begitu mereka menavigasi jalan menuju stabilitas.

“Kami menegaskan kembali dukungan dan Cita-cita kami bagi otoritas transisi dan rakyat Suriah,” kata Macron.

Bashar-al Assad, pemimpin Suriah selama Dekat 25 tahun, telah melarikan diri ke Rusia pada 8 Desember, mengakhiri rezim Partai Baath, yang telah berkuasa sejak 1963 di Suriah.

Cek Artikel:  Halangi Pemandangan Gunung Fuji, Pemerintah Jepang Bakal Hancurkan Gedung 10 Dasar

Mengenai perang yang sedang berlangsung di Ukraina, yang akan berusia tiga tahun akhir bulan ini, Macron mengatakan ia juga membahas situasi tersebut dengan MBS.

“Saya berbicara dengan Putra Mahkota tentang perang Rusia di Ukraina dan peran yang dapat dimainkan Arab Saudi dalam membina perdamaian solid dan Kekal, dengan Eropa sebagai pusat dari proses tersebut,” pungkasnya.

Baca juga:  Macron Tekankan Pentingnya Hormati Rakyat Palestina di Gaza

Mungkin Anda Menyukai