Adhiyaksa FC bertahan di Perserikatan 2, laga vs Dejan FC diwarnai ricuh

Sumber foto: Akbar Santoso/Liputanindo.id.

Adhiyaksa FC bertahan di Perserikatan 2, laga vs Dejan FC diwarnai ricuh

Sepakbola   
Editor: Sigit Kurniawan   
Senin, 17 Februari 2025 – 18:32 WIB

Liputanindo.id – Laga penentu degradasi Perserikatan 2 antara Adhiyaksa FC dan Dejan FC di Stadion Sriwedari, Solo, Sabtu (15/2/2025), berakhir dengan ketegangan. Adhiyaksa FC berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0, memastikan tempat mereka di Perserikatan 2 musim depan, sementara Dejan FC harus menerima Fakta pahit terdegradasi ke Perserikatan 3.

Pertandingan berjalan sengit sejak menit awal. Gol semata wayang dicetak oleh Makan Konate melalui titik putih pada menit ke-45. Keputusan wasit Subro Malisi yang memberikan penalti kepada Adhiyaksa FC memicu protes keras dari kubu Dejan FC. Selain itu, keputusan offside yang dinilai merugikan semakin memperkeruh situasi di lapangan.

Cek Artikel:  Bima Sakti Minta Ampun Tak Dapat Membawa Indonesia Lolos ke 16 Besar

Instruktur Dejan FC FC, Budi Sudarsono, menilai pertandingan berlangsung menarik meski diwarnai insiden. “Pertandingan cukup Asik, tapi Terdapat beberapa  yang Enggak mengenakkan. Tetapi Kami bersyukur Tetap diberi kesehatan,” ujarnya.

Sementara itu, Instruktur Adhiyaksa FC, Ade Suhendra, menegaskan bahwa timnya memang harus meraih kemenangan demi menghindari degradasi. “Sejak awal, kami Paham pertandingan ini krusial. Kalau imbang, posisi kami berbahaya,” katanya.

Ade juga mengungkapkan tantangan yang dihadapi timnya sepanjang musim, termasuk cedera pemain kunci seperti Ivan dan Roy. “Ivan mengalami cedera hingga absen beberapa pertandingan, itu sangat berdampak. Sasaran awal kami sebenarnya ke delapan besar, tapi malah harus berjuang agar Enggak degradasi,” tambahnya.

Cek Artikel:  Patrick Kluivert Jairo Riedewald Pemain Keturunan Selanjutnya yang Dinaturalisasi

Di kubu Musuh, kekecewaan dirasakan pemain Dejan FC, Duta Atapelwa. “Kami kecewa. Banyak kesalahan yang terjadi, dan hasilnya kami harus terdegradasi,” ungkapnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Akbar Santoso, Senin (17/2). 

Usai peluit panjang, situasi semakin panas. Official dan pemain Dejan FC turun ke lapangan melakukan protes keras hingga terjadi dugaan  kekerasan terhadap wasit. Petugas pertandingan akhirnya turun tangan Demi meredam situasi.

Dengan hasil ini, Adhiyaksa FC memastikan tempat mereka di Perserikatan 2, sementara Dejan FC harus turun kasta ke Perserikatan 3. 

Sumber : Radio Elshinta

Mungkin Anda Menyukai